Tiger Woods, Tiger Betulan dan ‘Like’ Film Facebook

Ada dua Tiger atau macan yang bikin heboh pemberitaan saat ini. Pertama, Tiger Woods, pesohor golf yang dikabarkan akhirnya bercerai dari istrinya yang mantan model Swedia, Elin Nordegren. Kedua, macan betulan yang coba diselundupkan dalam tas koper tapi ketahuan dan disita di Suvarnabhumi Airport, Bangkok, Thailand. Tak kalah menarik dan sedang ditunggu-tunggu tentu saja film The Social Network, film tentang situs jejaring sosial Facebook yang dijadwalkan mulai diputar pada 1 Oktober tahun ini.

[tweetmeme source=”republiktwitter” only_single=false]

Coba simak kalimat-kalimat dahsyat ini:

I’m aware if I’m playing at my best I’m tough to beat …
It will always be the ball and me …
No matter how good you get you can always get better …
My main focus is on my game …

Itu semua meluncur dari mulut Tiger Woods sebelum rangkaian petualangan seksnya terbongkar. Saat ini, tak banyak yang bisa diucapkan selain menunggu kebangkitannya kembali di lapangan golf. Perceraian resmi ini sekaligus menutup episode berita skandal Tiger Woods dengan sejumlah perempuan yang bikin heboh dunia. Secara kebetulan, di Asia juga seolah-olah ada yang menjadi epigon Tiger Woods. Belum lama ini, skandal  nyaris serupa juga terbongkar di Singapura  dan oleh media dijuluki sebagai ‘Singapore’s Tiger Woods.  Sementara berita tentang penyelundupan anak macan (Tiger cub) berusia 3 bulan di dalam koper sungguh tragis. Hal ini menunjukkan  betapa kerakusan manusia selalu mengalahkan kepedulian akan  pelestarian hewan langka dan lingkungan. Kejamnya lagi, anak macan malang itu teler berat akibat diberi obat bius. Hewan predator itu kelelahan  dan mengalami dehidrasi akibat kelamaan dibekap di dalam koper sempit bersama mainan lainnya. Untungnya, anak macan itu kini dalam proses pemulihan di Wildlife and Plant Conservation Center, Thailand.

Di luar itu, ada berita gembira untuk 500 juta lebih pengguna Facebook di seluruh dunia. Rencananya, film besutan Sony Pictures tentang lika-liku pendirian Facebook akan ditayangkan di bioskop dua bulan lagi. The Social Network mengisahkan tentang Mark Zuckerberg, mahasiswa  Harvard yang merintis proyeknya di kamar asrama mahasiswa, dan pertarungan hukumnya dengan rekan kuliah yang ingin mendapatkan pengakuan dan profit dari kesuksesan Facebook. Jesse Eisenberg berperan sebagai Mark Zuckerberg (kini 26 tahun), cowok pemalu yang berupaya keras menggapai prestasi agar mampu memikat cewek-cewek dan diundang ke pesta. Sejauh ini, sambutan media cukup positif. Majalah Rolling Stone dan harian Los Angeles Times  sama-sama mengomentari trailer film Facebook sebagai “the movie of the year”.

Bagaimana sambutan para pengguna Facebook dengan akan tayangnya film ini? Kalau melihat  Facebook fan page per 26 Agustus tercatat ada 13.550 orang yang mengklik ikon “Like This” film The Social Network. Ini berarti hanya seperlima dari 66.244 orang yang menyukai film  Let Me In, sebuah film horor berbujet rendah yang akan tayang pada pada waktu yang sama. Bukan jumlah yang menggembirakan tentunya

Kalau mampu menarik penonton remaja dan dewasa, film Facebook yang diproduksi dengan biaya $50 juta ini  diperkirakan bakal mampu meraup $70 juta di Amerika saja. Jesse Eisenberg dan co-star Justin Timberlake diharapkan mampu mengangkat pamor dan mendongkrak penjualan tiket.

Dalam pernyataan resminya, Facebook Inc. menyatakan, film The Social Network menunjukkan bahwa  perusahaan  itu “telah memberi arti bagi banyak orang meskipun hanya sekadar film fiksi.” Tapi, tak urung Mark Zuckerberg melontarkan kedongkolan dan ketidaksetujuannya terhadap isi film itu, seperti dikutip The Wrap.com dalam sebuah konferensi pers pada Juli lalu.

“Saya merintis  Facebook untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dan lebih transparan,” kata Zuckerberg. “(Tapi) Film ini menggambarkan seolah-olah saya membangun Facebook hanya sekadar supaya bisa ketemu cewek-cewek.”

Terlepas dari kisah fiksi di film itu, di dunia nyata Mark Zuckerberg sampai sekarang masih terus dibuntuti tuntutan hukum.  Tuntutan terbaru datang dari Paul Ceglia dari Wellsville, N.Y, yang mengklaim bahwa dia punya 84 persen saham di Facebook, berdasarkan kontrak yang ditandatanganinya berdua dengan Mark Zuckerberg pada 2003 silam. Bagaimana kelanjutannya? Kita tunggu saja pemutaran film dan keputusan pengadilannya kelak.

Aidan Suryakusuma

2 responses to “Tiger Woods, Tiger Betulan dan ‘Like’ Film Facebook

  1. good blog..nice post..:)
    Salam kenal..ditunggu kunjungan baliknya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s