Ramadan, iPhone al-Quran dan Twitter Raih 93 Juta User

Ada yang menarik ketika umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia mulai melaksanakan puasa pada bulan suci Ramadan. Ramadan kali ini dimeriahkan dengan maraknya aplikasi hi-tech, khususnya untuk  iPhone dan  iPad,  yang memudahkan umat muslim  melaksanakan ibadah puasa, baik dalam menghapal bacaan doa, mencari dan membaca ayat-ayat kitab suci al-Quran hingga menentukan arah kiblat di Mekkah. Terkait Twitter, Indonesia kembali menorehkan berita positif karena mencatat lonjakan tertinggi kunjungan ke Twitter  sebesar 20,8% dari 93 juta user Twitter di seluruh dunia.

[tweetmeme source=”republiktwitter” only_single=false]

Bagi pemilik iPhone dan iPad, aplikasi yang bisa diunduh antara lain terkait   Ramadan Daily Dua, yang menyediakan doa-doa khusus setiap hari selama bulan Ramadan. Lalu, ada pula  Ramadan Booster Pro yang memberikan  “tip dan rekomendasi berbuat baik untuk membantu pelaksanaan ibadah selama Ramadan“. Di luar produk Apple, ada juga Nokia yang menyediakan aplikasi gratis  Ramadan application suite, yang memungkinkan user melakukan antara lain browsing al-Quran, petunjuk waktu shalat lima kali sehari dan mencari lokasi masjid terdekat.

Aplikasi mobile (bergerak) yang khusus ditujukan bagi kalangan umat muslim ini meningkat produksinya mengingat jumlah penganut Islam yang mencapai lebih dari satu miliar. Ini merupakan pasar yang sangat besar untuk dunia usaha, termasuk dunia bisnis teknologi. Menjamurnya aplikasi (apps) bertema keislaman ini tampaknya mengikuti langkah  iPray dan iQuran, yang sudah bergerak cepat untuk mengantisipasi kebutuhan kaum muslim. iPray dan iQuran menawarkan fasilitas petunjuk waktu shalat dan menentukan arah kiblat ke Mekkah ( Mecca). Penentuan arah kiblat ini sangat penting ketika orang sedang bepergian dan ingin melaksanakan shalat. Program ini memiliki indikator elektronik, yang akan berubah warna dari merah ke hijau apabila penggunanya berhasil mendapatkan sudut arah shalat yang tepat pada  58 derajat timur laut, di manapun orang yang bersangkutan berada.

Islam tidak bertentangan dengan teknologi. Sekarang anda bisa melakukan ibadah dengan lebih mudah, lebih cepat,” kata Zinnur Tabakci, pedagang  buku-buku Islam dan gift shop di Paterson, New Jersey, Amerika Serikat. Tokonya juga menyediakan aksesoris telepon seluler.  “Islam dikenalkan pada 1.400 tahun lalu, dan pada waktu itu mereka bahkan belum kenal teknologi tapi mereka bisa tahu segalanya.”

Di Indonesia, respons terhadap perkembangan dunia teknologi juga sangat positif. Aplikasi-aplikasi keislaman ini hanya perlu dipromosikan lebih gencar supaya bisa cepat diserap pasar yang sangat potensial. Mudahnya masyarakat Indonesia menyerap segala hal terkait teknologi baru terlihat dari tingginya pengguna situs-situs jejaring sosial. Ini bisa dibuktikan dari kenaikan jumlah user Facebook yang kini sudah berada di posisi ketiga dunia, setelah Inggris dan Amerika di posisi teratas.  Twitter juga mencatat lonjakan user dari Indonesia yang bahkan tingkat pertumbuhan penggunaannya  tertinggi di dunia saat ini.

Data terbaru comScore, perusahaan riset pemasaran  penyedia data dan jasa  marketing untuk industri Internet, mencatat kenaikan tajam user Twitter yang hingga Juni 2010 telah mencatat angka 93 juta user di seluruh dunia. Metrik yang digunakan memang lebih bersifat indikatif, hanya berdasarkan data kunjungan ke situs Twitter dan mengesampingkan akses dari aplikasi pihak ketiga. Sebagai perbandingan penggunaan metode yang berbeda, lembaga sejenis yakni Pew Internet melakukan riset yang lebih komprehensif dan mencatat jumlah pengguna Twitter yang jumlahnya dua kali lipat dari comScore. Hasil riset Pew Internet yang lebih detail menyimpulkan ada 190 juta pengguna Twitter di seluruh dunia, yang menghasilkan 65 juta tweet per hari.

Menurut versi comScore, angka pertumbuhan Juni mencatat kenaikan jumlah user per bulan sebesar 109% menjadi  92,874,000, bila dibandingkan dengan Juni 2009. Pertumbuhan terbesar tercatat terjadi di  Amerika Latin dan Asia Pasifik. Amerika  Latin mencatat angka 15,4 juta  user dan Asia Pasifik 25,1 juta, sementara Eropa  22,5 juta dan Amerika Utara 24,9 juta.

Indonesia secara proporsional mencatat tingkat pertumbuhan tertinggi di dunia dengan angka kunjungan ke situs Twitter sebesar  20,8%, disusul Brazil  20,5% dan  Venezuela  19%  -yang kemungkinan terinspirasi Presiden Hugo Chavez yang memang dikenal sangat antusias dengan Twitter.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan. Selamat berkirim tweet tentang aktivitas ibadah puasa, semoga berkah.

Aidan Surya Kusuma

Sumber: The Guardian dll.

Ilustrasi: Smedio

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s