Blackberry Torch, Keong Racun dan Twitter Tembus 20 Miliar Tweet (Update)

Dunia social media harus diakui punya pengaruh dahsyat saat ini. Pengaruhnya tak hanya mampu mengangkat produk teknologi informasi dan bisnis, tapi juga mampu mengorbitkan tokoh politik dan selebritas baru.  Di dunia teknologi, produsen Blackberry, Research in Motion (RIM), sedang berbesar hati karena produk barunya yang dinamakan Blackberry 9800 Torch siap dipasarkan ke seluruh dunia. Tapi pada  saat bersamaan, RIM sedang terbelit masalah dengan dua negara Timur Tengah.

[tweetmeme source=”republiktwitter” only_single=false]

Berita baiknya, pekan  ini RIM  meluncurkan Blackberry 9800 Torch yang sudah ditunggu banyak orang. Produk ini dilengkapi sistem operasi Blackberry 6, layar sentuh dan berdesain geser (slider). Bisa ditebak, ini bagian dari kompetisi ketat antara Blackberry-iPhone (San Francisco Chronicle) besutan RIM dan Apple.  Setelah itu, rencananya RIM akan meluncurkan  lagi produk baru berbentuk tablet untuk menyaingi iPad keluaran Apple (Bloomberg). Video perkenalan Blackberry 9800 Torch bisa dilihat di sini (Engadget). Blackberry 9800 Torch sempat  menjadi topik tren di Twitter dan pasti membuat orang semakin penasaran.

Berita buruknya. Uni Emirat Arab (UEA) dan Saudi melarang (ban) smartphone Blackberry beroperasi di kedua negara itu apabila RIM tidak membatasi beberapa fungsi pada ponsel canggihnya itu. UEA dan Arab Saudi keberatan karena  RIM mengontrol langsung sistem operasi Blackberry, yang membuat  lalu lintas informasi dan data  berada di luar kontrol kedua negara. Dengan alasan  keamanan dan mencegah penyebaran pornografi, UEA dan Arab Saudi menganggap Blackberry terlalu rawan bagi intelijen dan agama Islam. Arab Saudi mengancam akan melarang pengoperasian Blackberry di negara itu mulai  Jumat (7/8). Warga di kedua negara itu terancam tak bakal bisa menikmati Blackberry Torch 9800. Beruntung, pada tenggat yang ditentukan dilaporkan telah tercapai kesepakatan sementara antara RIM dan pemerintah. Solusinya, RIM diberitakan ‘menyerah’ dan bersedia memasang servernya  di wilayah  Arab Saudi. Sejauh ini, Indonesia bersikap wait and see dan masih belum latah ikut-ikutan melarang Blackberry. Tapi situasinya bisa saja berubah nanti.

Di tanah air, nama dua mahasiswi Bandung, Sinta dan Jojo, tiba-tiba meroket setelah menyanyikan lagu dangdut berjudul ‘Keong Racun’ secara  lipsync di YouTube. Aksi mereka memikat para netter, meledak dan dipelototi  hingga 2,4  juta kali lebih di YouTube. Dari bukan siapa-siapa, Sinta dan Jojo yang ketiban berkah YouTube itu kini berpotensi menjadi selebritas baru di Indonesia. Saking populernya, Keong Racun lipsync ini sempat menjadi topik tren di Twitter dan membuat bingung tweeps asing yang tak paham Bahasa Indonesia. Berkat Twitter pula, nama kedua cewek lucu dan menggemaskan ini semakin dikenal luas dalam waktu singkat.

Keampuhan Twitter dalam mempromosikan orang atau produk memang luar biasa. Itu sebabnya popularitasnya juga terus meroket. Pada akhir Juli 2010, Twitter mencatat  angka fantastis karena berhasil menembus 20 miliar tweet. Padahal lima bulan sebelumnya sudah tembus 10 miliar tweet. Artinya terjadi percepatan yang sangat mencengangkan. Sebab, dibutuhkan waktu empat tahun untuk mencapai 10 miliar tweet, tapi kini hanya perlu waktu lima bulan untuk tembus angka 20 miliar tweet.

Aidan Surya Kusuma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s