Luna Maya, Orchard Road, dan Hilangnya Empati

Banyak pengguna situs jejaring sosial (social networking atau social media) yang tampaknya belum juga sadar, komentar negatif yang dipublikasikan untuk orang terdekat (follower)  sering kali berubah menjadi bumerang.

[tweetmeme source=”republiktwitter” only_single=false]

Beberapa kali kita baca di media bagaimana komentar yang tidak hati-hati di Facebook, misalnya, akhirnya berbuntut ke pengadilan. Ingat komentar selebritas Luna Maya tentang wartawan via Twitter dulu? Komentarnya mengundang kemarahan para pekerja infotainment yang merasa dilecehkan. Dulu sering dibilang konflik sering berawal dari kata maka peliharalah lidah, tapi sekarang konflik bisa berawal dari tuts papan ketik komputer dan mobile gadget.

Pengguna Facebook atau Twitter kerap tidak paham bahwa di dunia maya percakapan mereka tidak terbatas diketahui oleh lingkaran teman-teman dekat. Percakapan di Internet sudah menjadi konsumsi publik lokal dan dunia. Kalau tidak hati-hati, komentar negatif terhadap orang atau bangsa lain bisa sangat melukai. Ini menunjukkan karakter orang yang menuliskan komentar serampangan, sehingga komentarnya sekaligus menunjukkan betapa orang tersebut tak punya empati atau rasa simpati terhadap kesengsaraan orang lain.

Banjir di pusat bisnis di Orchard Road, Singapura, kemarin (Rabu 16 Juni), misalnya, memicu banyak orang meng-upload foto ke situs jejaring sosial. Pengiriman foto ke Twitter tentu mengundang komentar terhadap bencana banjir di negara kota modern tersebut. Umumnya komentar yang keluar adalah rasa takjub dan tak percaya. Yang paling celaka adalah komentar-komentar bernada mensyukuri, tertawa terbahak-bahak, dan menyumpahi Singapura karena dianggap melindungi koruptor. Sulit dipercaya, orang-orang ini menertawakan bencana yang dialami orang lain. Bisa tebak dari mana asal perilaku ini? Yup, Anda benar, komentar-komentar miring ini berasal dari Indonesia. Mudah menebaknya dari nama dan bahasa mereka.

Syukurlah komentar negatif ini hanya keluar dari segelintir orang. Artinya masih lebih banyak lagi orang Indonesia yang punya empati. Para komentator negatif alpa bahwa foto-foto yang di-upload via situs TwitPic, yfrog, TweetPhoto dan Twitgoo, berikut komentar-komentarnya, kini bisa mudah terbaca siapa saja melalui satu pintu. Saaat ini, ada aplikasi agregator yang menghimpun secara real-time semua foto-foto yang di-upload ke Twitter, namanya PicFog. Aplikasi Twitter ini melakukan pencarian foto secara cepat (quick image search). Pokoknya, apa pun yang dikirim ke Twitter akan terpapar di sini (Twitter pictures as they’re posted). Hari-hari ini, Orchard Road masih bercokol di posisi 10 besar foto-foto yang lagi trend di PicFog.

Di Facebook, Twitter atau situs jejaring sosial lainnya kita mungkin kerap bertemu orang-orang negatif yang digambarkan oleh penulis Les Parrot. Dalam bukunya High Maintenance Relationships , Parrot mengidentifikasi tipe beberapa orang yang sulit dihadapi, yaitu:

1. Kritikus –orang yang memilih untuk menjadi pengeluh, yang secara terus-menerus menarik diri secara bertahap dari orang lain.

2. Martir –selalu merasa menjadi korban dan selalu mengasihani diri sendiri

3. Pesimis –orang yang memandang gelas setengah kosong: “Tidak akan pernah berhasil.”

4. Mesin penggilas (penindas) –orang yang tidak mengerti arti dari hikmat perkataan. Komentar-komentar mereka melukai orang lain, tetapi mereka tidak peduli.

5. Penggosip –orang yang dipenuhi rasa iri.

6. Pengambil –workaholic (orang yang gila kerja), dan pengendali.

Di sisi lain, kita juga kerap bertemu dengan orang-orang positif. Mereka inilah orang-orang yang oleh penulis kondang dunia, Tony Buzan, disebut memiliki kualitas dan karakteristik kecerdasan sosial, yang ditandai dengan:

1. Rasa percaya diri untuk menjadi diri sendiri.

2. Visi hidup –untuk mengetahui arah hidup.

3. Rasa perhatian terhadap orang lain yang melekat pada diri.

4. Menghormati orang lain.

5. Empati dan kemampuan membaca, dan menggunakan bahasa tubuh.

6. Menyadari kapan pantas berbicara dan kapan harus mendengarkan.

7. Sikap positif.

Dalam berkomunikasi di situs jejaring sosial, yang manakah Anda?

Aidan Surya Kusuma

17 Juni, 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s